AKHLAK RASULULLAH ADALAH AKHLAK AL-QUR'AN AKHLAK ISLAM
Allah SWT berfirman "Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung" (QS. Al-Qalam:4). Pujian ini tertanam dalam inti semesta. Tidak ada satu pun pena atau gambaran (deskripsi) yang sanggup menggambarkan kemuliaan pujian dari kalimat ini yang berasal dari pemilik alam semesta sang Khalik Allah Azza wa Jalla.
Akhlak mulia di dalam ayat ini, sebagaimana yang ditegaskan oleh Imam Ath Thabari, pujian bermakna tata krama yang tinggi, Yaitu tata krama Al-Qur'an yang telah Allah tanamkan di dalam jiwa Rasulullah SAW. Tata krama ini tercermin melalui Islam dan ajarannya. Jiwa Rasulullah SAW merangkum berbagai akhlak mulia, seperti sifat malu, mulia, berani, menepati janji, cerdas ramah, sabar, memuliakan tamu, dan anak yatim, berperangai baik, jujur, pandai menjaga diri, senang menyucikan diri, berjiwa bersih, dsb.
TAk ada bahasa, tak ada gubahan sastra, tak ada bentuk syair dan susunan kata yang bisa dibuat menggambarkan tentang keagungan dan kebesaran Rasulullah SAW secara tepat, karena mulianya Rasulullah SAW. Lebih tegasnya, Rasulullah SAW memadukan takwa kepada Allah dan sifat-sifat terpuji. Takwa kepada Allah SWT, dapat memperbaiki hubungan antara seorang hamba dan Sang Khaliq, sedangkan akhlak mulia dapat memperbaiki hubungan dengan sesama makhlik. Jadi, takwa kepada Allah SWT akan melahirkan cinta seseorang kepadaNya, dan akhlak mulia dapat menarik cinta manusia kepadanya.
Itulah rahasia ajaran akhlak Islam kepada pengaruhnya yang mempunyai rujukan dari Al-Qur'an dan Rasulullah SAW.
No comments:
Post a Comment